Mengenal Regulasi dalam Perlombaan Tamiya STO

Mengenal Regulasi dalam Perlombaan Tamiya STO

Regulasi Tamiya STO adalah deretan aturan pada kelas balap bergengsi tingkat nasional, yang menjadi tiket menuju tingkat internasional. Bagi kamu yang ingin mengikuti turnamen balap pada kelas ini, sudah menjadi kewajiban untuk memahami dan mentaati peraturan ini.

Jenis Perlombaan Tamiya STO

Jenis Perlombaan Tamiya STO

Pada dasarnya, turnamen yang sering muncul di seri nasional adalah jenis STO 50 dan juga STO 100. Dua kelas ini yang paling sering dan paling mudah kamu jumpai di tanah air. Berikut penjelasan singkat dari kedua perlombaan tersebut:

1. Lomba Tamiya STO 50

Untuk jenis perlombaan pertama yang bisa kamu ikuti pada kelas ini adalah STO 50. Regulasi Tamiya STO 50 ini masih memungkinkan kamu memodifikasi beberapa bagian dengan merek selain Tamiya. Meski begitu, bentuk keseluruhan tidak boleh menyimpang pada kit buatan merek Tamiya.

2. Lomba Tamiya STO 100

Jenis perlombaan yang bisa kamu ikuti selanjutnya adalah seri STO 100, yang mengharuskan seluruh modifikasi menggunakan produk Tamiya. Jadi secara umum jenis perlombaan ini adalah kit murni atau modifikasi yang menggunakan sparepart dari Tamiya.

Aspek Regulasi Lomba Tamiya STO

Aspek Regulasi Lomba Tamiya STO

Secara menyeluruh, regulasi pada kedua seri turnamen tersebut masih sama, terutama terkait dimensi dari kit dan lintasan yang akan digunakan. Namun, ada sedikit perbedaan Tamiya STO 50 dan 100, yaitu keleluasaan modifikasi antara keduanya.

Baca Juga :   Mengenal Kelas Balap Tamiya yang Populer dalam Perlombaan

1. Penggunaan Kit Tamiya

Untuk kedua seri STO tersebut memiliki aturan wajib untuk menggunakan kit dan body dari Tamiya. Seluruh kit tersebut seperti Tamiya Mini 4WD, Mini R/C, Dangun, dan beberapa produk kit Tamiya lain. Kit R/C jadi satu-satunya produk yang tidak boleh kamu gunakan!

2. Penggunaan Chassis Tamiya 

Sama halnya dengan penggunaan model kit, pada turnamen ini penggunaan chasis hanya terbatas untuk merek Tamiya saja. Adapun perubahan, pemotongan, penyesuaian masih bisa kamu lakukan, dengan catatan tidak merubah wujud asli dari chassis tersebut.

3. Penggunaan Ban Tamiya 

Pada seluruh turnamen kelas STO, kamu juga harus menggunakan ban dan velg dari Tamiya. Tidak seketat regulasi Tamiya STO 100, pada seri STO 50 kamu masih boleh memodifikasi bagian dalam seperti spacer, baut, brake, gear, dan pinion.

4. Penggunaan Gear Tamiya 

Jika kamu mengikuti turnamen kelas STO baik seri 100 maupun 50, kamu wajib menggunakan sparepart terutama gear box dari merek Tamiya. Namun, pada kelas 50 masih ada kelonggaran untuk penggunaan merek lain pada sparepart selain gear box

Penambahan bearing juga masih bisa kamu lakukan di semua seri. Walaupun boleh memodifikasi beberapa part dengan produk Tamiya lain, namun untuk bagian pinion pada seri 100 harus menggunakan bawaan dari kit yang kamu gunakan.

5. Penggunaan Dinamo Tamiya 

Seperti yang kamu tahu pada seri perlombaan STO 50, kamu boleh mengganti beberapa part kecuali gear box, chassis, body, dan juga ban. Jadi, untuk penggunaan dinamo masih bisa menggunakan merek lain maupun rakitan. 

Namun, untuk kelas STO 100 harus pakai produk Tamiya, dengan catatan belum pernah bongkar mesin. Pada kelas STO, kamu masih boleh menggunakan segala jenis penetrant, cleaner, maupun pendingin, bahkan melubangai tutup dinamo demi kemudahan penyemprotan.

Baca Juga :   Apa Itu Tamiya STO 100? Regulasi, Sparepart, Cara Membuat

Kini Kamu Paham Regulasi Tamiya STO dalam Perlombaan?

Nah, itulah yang bisa kamu pelajari dari regulasi Tamiya STO terbaru. Terkait segala jenis kecurangan dan keganjilan memiliki konsekuensi masing-masing, mulai dari penyitaan kit atau mesin sementara, hingga banned racer pada turnamen tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *